Independent, not super woman

Hari gini, masih ada ya yang masih bercita-cita gak mau kerja setelah menikah. Gak mau lho ya, bukan gak bisa. Lalu mempertanyakan kenapa perempuan harus jadi super woman karena harus bekerja dan mengurus rumah.

Hmmm… kalau saya sih ya, bekerja bukan untuk jadi super woman, tapi untuk jadi independent woman. Karena siapa yang tahu apa yang akan terjadi nanti? Kalau suami tidak bisa jadi “provider” saya lagi, apa pun alasannya, saya akan masih bisa bertahan. Lagipula hari gini gitu lho, perkara mengurus rumah dan anak selalu bisa dikerjakan bersama dengan suami. Jadi gak ada alasan untuk mengasihani diri sendiri dan “meratapi nasib” kenapa harus jadi super woman.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s