Adrenaline junkie

Kalau lagi didera pekerjaan di kantor, rasanya pingin cepet pulang terus menggeletak di depan TV… awalnya. Habis itu, malah keasikan dan kaget sendiri waktu ngeliat jam. Ih ternyata sudah waktunya ngejar kereta untuk pulang, terus tau-tau merasa “berat” ninggalin kantor, males pulang :D. Terus sekarang ini, Jumat malam, merasa kelebihan energi dan kangen sama hari Senin, sama heboh-hebohnya, sama aliran adrenalin waktu setengah stress menyelesaikan pekerjaan. Iya gitu deh, kalau kebanyakan yang musti dikerjain, saya (agak) stress. Kalau gak ada yang dikerjain, lebih stress lagi.

Btw, saya iseng ngetes diri sendiri di sini, dan skor saya 46, yang berarti High Urgency Mind-Set. Masa iya sih, kayanya engga deh *denial* 😀

Tapi yang ini memang gw banget :

I start thinking about what I have to do at work within a few minutes of waking up.

I have a hard time slowing down and relaxing when I reach the end of the workday.

I seem to do my best work when I’m under pressure.

I often eat lunch or other meals while I work. *ehem pantes celana panjang tambah sempit* 😀

I often give up quality time with important people in my life to handle situations at work. >>> This is bad, I know…

When something cancels or I get unexpected free time, my first thought is what work I can fill the empty space with.

While I’m working, I feel the pressure of all the other things I have to do that are hanging over me.

OK, catatan untuk diri sendiri: slow down!! 🙂

Iklan