Beberapa bulan lalu, saya pernah diwawancarai suatu majalah untuk topik peluang karier WNI di negara-negara favorit. Di bawah ini salinan jawaban saya, yang tentunya sudah diedit untuk versi majalah. Siapa tahu ada yang perlu, semoga berguna
.
Menurut saya, profesi yang relatif lebih terbuka untuk warga pendatang umumnya adalah pekerjaan yang membutuhkan bahasa asing kedua, terutama Bahasa Inggris. Lebih spesifik lagi, pekerjaan seputar urusan administratif atau kesekretarisan. Mengapa di bidang administratif ? Karena menurut saya, orang Indonesia yang sudah menguasai Bahasa Prancis paling tidak pasti telah mengetahui pekerjaan administratif dasar, seperti korespondensi dalam Bahasa Prancis atau membuat risalah dalam Bahasa Prancis. O ya, kemampuan berbahasa Prancis minimal di tingkat menengah WAJIB hukumnya sebagai modal kita memasuki pasar kerja di Prancis. Kalau ditambah dengan penguasaan bahasa asing tambahan tentunya akan menambah peluang kita. Tapi yang pertama dan terutama tetaplah kemampuan bahasa Prancis.
Sejak tahun 2007, saya bekerja sebagai Research Analyst for Financial Market. Tugas saya adalah mengumpulkan dan menganalisis data finansial dan mengintegrasikannya di data base yang produk akhinya diperuntukkan bagi para manajer investasi, bankir, atau lembaga riset finansial. Saya mendapatkan pekerjaan ini setelah terdaftar di ANPE (Agence Nationale de l’Emploi), yang sekarang berganti nama menjadi Pôle Emploi (PE). PE adalah lembaga pemerintah di bawah Kementerian Ekonomi, Industri, dan Tenaga Kerja yang berfungsi memfasilitasi para pencari kerja. Mereka yang sedang dalam status pencari kerja disarankan untuk mendaftarkan diri ke lembaga ini. Setelah terdaftar, kita akan diwawancarai oleh konselor PE mengenai latar belakang pendidikan dan pengalaman kerja kita, jenis pekerjaan yang kita minati, serta pelatihan apa yang kita butuhkan untuk mendapatkan pekerjaan termaksud. PE memang menyelenggarakan berbagai pelatihan/kursus singkat, mulai dari pelatihan dasar cara menyusun CV atau surat lamaran yang efektif, pelatihan mengenai software perkantoran (Word, Excel, Power Point), kursus bahasa Inggris, sampai yang spesifik seperti pelatihan di bidang mekanik misalnya. Berbagai pelatihan ini ada yang diadakan langsung di dan oleh PE, ada yang diselenggarakan melalui kerja sama dengan lembaga pelatihan swasta. Para pencari kerja yang terdaftar di PE diharuskan melaporkan situasinya setiap bulan, apakah sudah berhasil mendapatkan pekerjaan atau belum. Kalau masih belum mendapat pekerjaan, setiap 6 bulan akan ada interview lagi dengan konselor yang menangani kita.
Saya mendapatkan lowongan pekerjaan saya sekarang di website PE (PE sebagai fasilitator para pencari kerja tentu juga menyediakan berbagai lowongan pekerjaan yang bisa diakses gratis oleh para anggota di website-nya. Kita bisa langsung mengajukan lamaran melalui website tersebut). Proses rekrutmennya berlangsung cukup singkat. Saya mengajukan lamaran hari Selasa, hari Rabunya saya langsung dihubungi oleh direktur perusahaan tempat saya melamar. Saya datang untuk wawancara pertama hari Kamis. Tahap pertama, wawancara dalam Bahasa Prancis. Tahap kedua, tes yang bertujuan untuk melihat kemampuan saya melakukan pembicaraan ringan dalam Bahasa Inggris, « disamarkan » dengan acara makan siang dengan pewawancara yang berbeda dengan tim di wawancara pertama. Setelah itu, saya diberikan suatu dokumen finansial dan diminta untuk menjawab pertanyaan yang berhubungan dengan dokumen tersebut. Hari Jumat, direktur mengabari saya via e-mail bahwa hasil wawancara pertama sangat positif dan meminta saya untuk datang kembali hari Selasa di minggu sesudahnya. Wawancara tahap kedua tersebut sebenarnya bukan lagi berupa tes seperti di tahap pertama ; saya hanya diberikan presentasi kecil mengenai perusahaan dan gambaran pekerjaan saya jika kelak diterima. Tiga hari setelahnya, saya mendapatkan kabar via telepon bahwa saya diterima.
Mengenai tips melamar pekerjaan di Prancis, yang pertama dan terutama seperti yang saya tulis sebelumnya, WAJIB menguasai Bahasa Prancis. Tidak perlu sampai mahir dulu, minimal penguasaan kemampuan pemahaman lisan.
Beberapa tips lain :
• Jangan berhenti untuk belajar, belajar, dan belajar. Situasi pasar kerja di Prancis pastinya berbeda dengan Indonesia, jadi harus mau terus meng-upgrade diri sendiri dengan berbagai pelatihan untuk amunisi « bertarung » di pasar kerja Prancis.
• Terkait dengan poin di atas, sebaiknya daftarkan diri di Pôle Emploi. Perhatikan masukan dari para konselor dan aktif dalam sesi konsultasi dengan mereka. Jangan ragu untuk meminta berbagai pelatihan yang dirasa perlu untuk pekerjaan idaman kita (meskipun tidak ada jaminan bahwa permintaan kita pasti disetujui).
• Kadang perusahaan di Prancis agak « segan » mempertimbangkan lamaran kita kalau latar pendidikan dan pengalaman kerja kita didapatkan di luar Prancis. Jadi, terima saja kenyataan kalau kita harus menurunkan standar pekerjaan kita dan bahwa pengalaman kerja kita di Indonesia seakan tidak dihargai di Prancis. Anggap saja ini sebagai masa transisi dan adaptasi.
• Aktif mencari lowongan pekerjaan di berbagai media : koran, internet, website Pôle Emploi… Juga daftarkan diri di berbagai agen rekrutmen swasta seperti Manpower, Adecco, Synergie.
Untuk bisa bekerja di Prancis, diperlukan titre de séjour (KTP) khusus yang bisa diperoleh dengan menunjukkan kontrak kerja permanen (CDI/Contrat à Durée Indéterminée). Jadi punya kontrak kerja dulu, baru bisa mengajukan permohonan KTP. Namun demikian, jika punya KTP sebagai istri/suami WN Prancis, di KTP itu akan tercantum pernyataan bahwa KTP tersebut memungkinkan pemegangnya untuk bekerja di Prancis.
Beberapa website yang mungkin berguna:
POLE EMPLOI :http://www.pole-emploi.fr/accueil/
MANPOWER : http://www.manpower.fr/
ADECCO : http://www.adecco.fr/Pages/default.aspx
SYNERGIE : http://www.synergie.fr/index.php
Oktober 21, 2010 at 03:52
Wow,, kagum banget aku sama Rita. Seorang analyst – so pasti pintar.
Thanks untuk infonya as sekarang aku tahu bagaimana situasi cari kerja di negara Eropa spt Perancis.
Tapi emang benar yach Rit,,kita toe selalu dituntut untuk selalu belajar dan belajar. Kalau buat aku, as sainganku itu banyak. Khusunya untuk mereka yang baru lulus, masih fresh dan muda. Makanya yang spt aku (sudah tidak muda spt mereka) harus terus mengasah ilmu.
Oktober 21, 2010 at 19:21
Aku dapat pekerjaan ini banyak faktor keberuntungannya, Mbak. Atau mungkin lebih tepat disebut keajaiban
. Selagi kita masih hidup, memang harus belajar terus ya… Kalo engga, ya bakal ketinggalan kereta
.
Oktober 21, 2010 at 12:50
waaah thanks sharingnya ya…noted !
Btw tips yg 3 bnr banget tuh…pekerja indo ga dihargai dsana (prancis), pernah baca di novel chiklit..tapi gpp yah, yang penting pny pengalaman. Smoga sakses yaa
Oktober 21, 2010 at 19:26
Sama-sama
. Judulnya memang harus mau belajar lagi dan rela “turun standar” sedikit di sini. Makasih yaaa
.
Oktober 22, 2010 at 00:39
iya kenapa ya rata2 pengalaman dan sekolah di indo itu gak dihargai di luar negeri.
gua pas nyari2 kerja disini (US) juga gitu. rasanya gak dianggep gitu pengalaman kerjanya. untungnya akhirnya dapet kerjaan walaupun ya tentu harus ‘turun level’… hehehe. gpp lah yang penting gak turun gaji ya gak?
Oktober 22, 2010 at 20:00
Bener banget!
. Soal gak dianggep, apa karena negara kita masih dianggep negara dunia ketiga ya?
Oktober 22, 2010 at 15:10
kayanya susah ya hidup di luar..
Oktober 22, 2010 at 20:10
Ada susahnya, ada enaknya juga… Kira-kira sama saja seperti hidup di Indonesia juga
Desember 22, 2010 at 09:25
Wauwww… bahasa perancis…
Luar biasa…
Desember 22, 2010 at 11:58
Bahasa Prancis itu kayaknya aja susah, padahal asik buat dipelajari
Januari 9, 2011 at 01:45
Salam kenal, mbak Rita…
Saat ini saya tinggal di Antony (Paris suburban). Kebetulan saat ini saya terdaftar di salah satu agen interim & terdaftar juga di Pôle Emploi Antony.
( …
Waktu pertama kali saya tunjukkin ijazah saya, waduh..cuma dilirik dan mereka bilang,kita gak butuh ijazah kamu karena bukan ijazah dari sini…whoaaaa…sakit ati
Dari awal, saya nyadar, gak muluk2 cari kerjaan, yang penting bisa dapet kerja dan gaji mencukupi untuk sekedar jajan & belanja bulanan plus kirim2 buat ortu.
Mbak Rita tinggal di mana? mungkin suatu hari bisa ketemuan, di koperasi KBRI misalnya
Januari 10, 2011 at 14:02
Hai Shello, salam kenal juga. Iya memang begitulah situasi di sini, kalo sudah liat lulusan negara berkembang kayak kita gini pasti cenderung diremehin. Padahal mah, kalo mau diadu, gak kalah lho kita. Gak usah jauh-jauh, Inggris kita kayaknya sih jauh lebih oke dari orang Prancis ya kan kan?
. Aku tinggal di banlieu parisienne juga. Ayuk ketemuan…, tapi kalo hari kerja agak susah, kapan-kapan janjian pas week-end aja yuk
.
Februari 14, 2011 at 04:48
Waaaaa.. Websitenya bahasa perancis ya mba…
heheheh nggak ngerti artinya.
nice blog and salam kenal ya mba
Februari 15, 2011 at 20:20
Hai hai, salam kenal balik
Mei 3, 2011 at 14:11
wah sharingnya sangat bermanfaat sekali mba rita,saya sangat berharap sekali bisa kerja diperancis dan setelah saya baca pengalaman mba diatas agak sedikit shock hehehehe maklum saya belom bisa bahasa perancis, hati dan pikiran saya ingin sekali kerja diluar negeri terutama diperancis,
sekilas ttg saya mba,usia sy sekarang 29 tahun apa memungkinkan kalo setahun saya belajar bahasa perancis,artinya diusia saya yg ke 30 thn masih bisa keterima??,motivasi saya utk kerja diluar negeri selain utk mendapatkan gaji dlm jumlah besar (bila dirupiahkan)karena sy ingin menunjukkan kepada temen n keluarga bahwa saya juga bisa seperti mereka,temen saya skrg kerja dijerman,sodara saya diitalia tp semuanya tidak ada yg bs membantu saya mba
mohon infonya kursus bahasa perancis yg bagus dimana yah??
Agustus 10, 2011 at 20:48
Kursus Bahasa Prancis sebaiknya langsung di Pusat Kebudayaan Prancis, ada yang di Salemba dan Wijaya. Semoga bisa membantu ya.
Mei 19, 2011 at 09:10
bonjour ! mbak rita mau tanya:
1.mlle.rita bisa bantuin kita
cari kerja disana ?
2.kira-kira modal awalnya apa selain
bisa bahasa perancis ?
3.terus apa juga banyak orang
indonesianya ?
4.apa ada komunitas indo disana ?
5.bak rita pake visa belajar ato bekerja
?
Agustus 10, 2011 at 20:51
Modal awal selain Bahasa Prancis pastinya sudah punya visa untuk bekerja di Prancis. Kalau tidak, paling tidak sudah ada kontrak kerja dari perusahaan Prancis.
Agustus 28, 2011 at 06:55
Dear Rita,
Boleh minta alamat email kamu??
Agustus 28, 2011 at 06:57
Dear Rita,
Kalau boleh minta alamat email kamu, saya pengen tanya-tanya sedikit sama kamu..
Thanks a lot
September 27, 2011 at 07:00
Dear Mba Rita,
Terima kasih untuk sharingnya tentang kondisi dan peluang kerja di Perancis. Saat ini saya sedang mempersiapkan untuk ikut Suami (WN Perancis) untuk pindah kenegaranya. Berhubung saat ini saya masih bekerja dan ingin sekali saat pindah kesana juga bisa bekerja dan cari pengalaman,
- Bagaimana Prosedur untuk Apply Pekerjaan di sana sebagai “New Comer” yang hanya punya Long Sejour Visa ?
Jika tidak keberatan, Apakah bisa minta Email accoutnya ?
Ditunggu response baiknya Mba Rita….Trims…
Oktober 20, 2011 at 19:48
Halo Rini, maaf baru bisa balas. Nanti saya kirim e-mail ya. Salam.
Oktober 20, 2011 at 08:36
OPTIMIS !!!!
Belajar bahasa prancis dari sekarang!!!
makasih rita INFONYA !!!
Kita harus bertemu di perancis yah
)
*semangat!!1
Oktober 20, 2011 at 19:55
Sip! Kabar-kabarin kalau sudah di Prancis ya
Oktober 21, 2011 at 05:19
di tunggu blog & Info lagi tentaang Prancis yah…
skrg aku lagi mancari batu loncatan ke singapore dulu biar dapet pengalaman disana, sekiranya bisa bantu gak yah saat di perancisnya ?
untuk mempermudah mendapatkan visa disana ? apa kak Rita ada saran ?
terima kasih.
Februari 7, 2012 at 12:49
mba rita , infonya sangat membantu untuk saya .. saya ingin bertanya mba , karena saya ada rencana bekerja di perancis .
kalo tadi saya lihat sertifikat kelulusan dari indonesia kurang di lihat , apakah sangat sulit mendapatkan pekerjaan dengan status kontrak disana ? status saya sih masi kuliah mba sekarang dengan jurusan komunikasi ,
kira-kira mba ada saran gak , dengan jurusan saya disini .. bisa mendapatkan pekerjaan seperti apa disana ? walaupun saya tahu zaman sekarang pekerjaan ga pandang jurusan lagi =p
and maaf , bole aku minta emailnya mba rita ?
aku mau sharing lebih lanjut untuk bekerja disana ..
kebetulan pacar saya warga negara disana , dan butuh info lebih lanjut tentang pekerjaan disana dan kebetulan aku nemu info ini ..
mohon respondnya ya mba rita .. mercii
Februari 13, 2012 at 02:46
Dear Rita,
Salam kenal..hebat ya bisa krj di Perancis. Thanks tips-nya diatas.
Selamat juga utk kelahiran new baby Edrick.
Btw, saya mau ty, Kl ke Perancis nemenin suami sekolah apa ada kesempatan jg utk bekerja?mgk Rita bs sharing info ke saya, kl tdk keberatan tolong dibalas ke email saya.
Terima kasih.
Februari 17, 2012 at 11:43
Wah, Mba Rita hebat ya bisa kerja disana. Aku pengen bgt kuliah or kerja di Prancis. Prancis mimpi aku mba. Sukse ya mba. Semoga kita bisa ketemu disana. Amin